Rencana Kepengawasan Akademik


RENCANA
KEPENGAWASAN AKADEMIK (RKA)
KABUPATEN TRENGGALEK
SEMESTER I / II TAHUN PELAJARAN 2009/2010

A. ASPEK / MASALAH
Penyusunan Silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) bagi Guru SD BINAAN Kabupaten TRENGGALEK.

B. TUJUAN
1. Mengetahui tingkat kompetensi guru dalam penguasaan dan pengembangan materi pembelajaran sesuai dengan SK/KD(Paedagogik).
2. Mengetahui tingkat kompetensi guru dalam menentukan sikap dan prilaku yang akan dikembangkan kepada siswa (Kepribadian).
3. Untuk mengetahui tingkat kompetensi guru dalam memgkomunikasikan materi pembelajaran sesuai dengan situasi, kondisi, dan karakteristik siswa (Sosial).
4. Untuk mengetahui tingkat kompetensi guru dalam memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar siswa (Profesional).
5. Untuk mengetahui tingkat kompetensi guru dalam menyusun rencana pembelajaran sesuai dengan aspek-aspek yang ditentukan dalam standar proses pendidikan.
C. INDIKATOR KEBERHASILAN
1. Guru memiliki kompetensi mengembangkan materi pembelajaran sesuai dengan SK/KD yang ada dalam standar isi.
2. Guru memiliki kompetensi menentukan sikap dan prilaku yang akan dikembangkan kepada siswa.
3. Guru memiliki kompetensi mengkomunikasikan materi pembelajaran sesuai dengan karakteristik siswa.
4. Guru memiliki kompetensi memanfaatkan lingkungan sebagai salah satu sumber belajar.
5. Guru memiliki kompetensi penyusunan rencana pembelajaran sesuai dengan standar proses pendidikan.
D. STRATEGI/METODE KERJA/TEKNIK SUPERVISI
1. Work shop penyusunan silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP);
2. Diskusi kelompok;
3. Monitoring dan evaluasi dengan menggunakan instrumen monev penyusunan Silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) sesuai dengan standar proses pendidikan (Permendiknas 41/2007).

E. SKENARIO KEGIATAN
a. Pertemuan Awal
1. Dilaksanakan pertemuan SD BINAAN Kabupaten TRENGGALEK dengan agenda Upaya peningkatan kemampuan guru menyusun silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), melalui kegiatan work shop. Dalam pertemuan ini juga dibahas berbagai sarana prasarana yang dibutuhkan dan harus difasilitasi oleh sekolah.
2. Selanjutnya pada hari yang telah ditentukan, semua guru yang ada di wilayah SD Binaan pengawas mengikuti kegiatan Work shop penyusunan silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) yang dilaksanakan oleh pengawas sekolah sekaligus sebagai fasilitator dan nara sumber. Kepala SD sekolah tersebut juga mengikuti kegiatan ini dengan memberikan perhatian penuh dan dorongan kepada para guru serta memfasilitasi berbagai sarana yang dibutuhkan, agar mereka melaksanakan kegiatan work shop dengan penuh tanggung jawab. Panduan materi kegiatan disiapkan oleh pengawas, sedangkan materi penyusunan silabus dan RPP disiapkan oleh para guru sebagai peserta, mulai dari ATK, Standar isi, hingga materi pembelajaran dari berbagai sumber. Strategi kegiatan work shop meliputi; presentasi proses penyusunan silabus dan RPP, diskusi kelompok, presentasi hasil kerja kelompok, dan pelaksanaan tugas mandiri. Dalam kegiatan ini pengawas memberikan pembinaan penyusunan silabus dan RPP sesuai ketentuan dalam permendiknas nomor 41 tahun 2007 tentang standar proses pendidikan.
3. Untuk mengetahui proses dan hasil yang diperoleh dari kegiatan work shop, selanjutnya pengawas mengadakan monitoring dan evaluasi kepada para guru sebagai peserta dengan menggunakan instrumen monev yang telah disiapkan oleh pengawas.

b. Observasi
Pada tahap ini pengawas melaksanakan observasi dengan mengamati semua peserta tentang proses pelaksanaan work shop melalui pengumpulan semua data hasil proses pelaksanaan work shop. Alat yang digunakan dalam kegiatan observasi ini menggunakan format isian yang terdiri aspek yang akan diobservasi dengan skor yang telah ditentukan. Sedangkan data yang hendak dikumpulkan dalam kegiatan ini meliputi : tahapan kegiatan, fasilitas kegiatan yang disiap kan oleh sekolah binaan, materi kegiatan yang dibawa peserta, sikap peserta selama kegiatan berlangsung, integritas dan tanggung jawab peserta selama mengikuti kegiatan, keberanian peserta mengemukakan pendapat, motivasi peserta dalam mengikuti semua kegiatan, pelaksanaan kerja kelompok, hasil kerja kelompok, pelaksanaan tugas individu, hasil tugas individu, hasil work shop berupa silabus dan RPP serta implikasi hasil terhadap peningkatan kemampuan guru dalam menyusun silabus dan RPP.

c. Pertemuan Akhir
Tahapan kegiatan yang terakhir adalah penyimpulan data dan kegiatan refleksi, serta penyusunan rencana tindak lanjut. Dalam kegiatan ini pengawas selaku supervisor melaksanakan penyimpulan data hasil kegiatan work shop, mulai dari tahapan persiapan, pelaksanaan, hingga hasil yang harus ditindaklanjuti oleh para guru dalam penyusunan silabus dan RPP untuk berbagai mata pelajaran yang diampu. Dan selanjutnya Pengawas Sekolah akan menindalanjuti dengan pendampingan ke sekolah-sekolah Binaan.

F. SUMBER DAYA YANG DIPERLUKAN (DANA/FASILITAS, DLL)
Dalam pelaksanaan tugas-tugas kepengawasan akademik ini berbagai sarana dan prasarana yang diperlukan, antara lain sebagaimana tabel berikut :
Tabel I
Work Shop Strategi Pembelajaran
No Uraian Kegiatan Vol. Satuan
(Rp) Jumlah
(Rp)
1 Akomodasi
2 Konsumsi
2 Snack
3 ATK
4 Dokumentasi
5 Piagam peserta
6 Perlengkapan
7 Lain-lain
Jumlah
Bagi Guru SD Binaan Kabupaten TRENGGALEK Tahun Pelajaran 2009/2010


Semua dana tersebut dibebankan pada sekolah binaan masing-masing.

G. PENILAIAN DAN INSTRUMEN
Setelah kegiatan work shop dilaksanakan, dilanjutkan dengan penilaian. Kegiatan ini dilaksanakan untuk mengetahui hingga sejauh mana keberhasilan rencana kepengawasan akademik di implementasikan oleh semua guru di SD Binaan Kecamatan Watulimo Kabupaten TRENGGALEK. Untuk mengetahui secara optimal tentang keberhasilan rencana tersebut maka pengawas menyediakan instrumen penilaian yang disusun secara terencana sesuai dengan fokus masalah rencana kepengawasan serta proses dan hasil kegiatan.

0 komentar:

Poskan Komentar